Menanti Kiprah Pemain Baru Bisnis Pakan



Industri pakan ternak kedatangan tamu baru. Di tahun ini, produksi pakan ternak kedatangan tiga unit pabrik ternak anyar. Jika tahun lalu, hanya ada 65 pabrik pakan, tahun ini jumlah pabrik pakan bertambah menjadi 68 pabrik.

 

Dengan demikian, kapasitas terpasang produksi pakan ternak nasional bertambah. Tahun lalu, produksi pakan ternak nasional sebesar 17 juta ton. Tahun ini, produksi pakan ternak nasional menjadi 18,5 juta ton.

 

Desianto Budi Utomo, Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) mengatakan, beberapa perusahaan yang mendirikan pabrik baru adalah PT Cibadak Indah Sari dan PT Satwa Boga Sempurna.

 

Kedua perusahaan ini mendirikan pabrik di Jawa Barat dan Jawa Timur. "Kapasitas pabriknya masing-masing sekitar 20.000 ton per bulan untuk masing-masing perusahaan," kata Desianto. Dua unit pabrik pakan itu ditargetkan beroperasi pada kuartal ke empat tahun ini.

 

Menurutnya, kenaikan kapasitas terpasang produksi pakan selain karena ketambahan pemain anyar, beberapa pemain lama juga berekspansi meningkatkan kapasitasnya.

 

PT Cibadak Indah Sari merupakan pemain lama di industri peternakan. Namun, perusahaan ini awalnya bergerak di bidang breeding farm. Ini adalah pabrik pakan ternak pertamanya. "Sedangkan PT Satwa Boga Sempurna adalah pendatang baru," kata Desianto.

 

Penambahan kapasitas terpasang produksi pakan ternak, karena industri peternakan semakin tumbuh di dalam negeri. Kontribusi terbesar berasal dari konsumsi pakan ayam broiler petelur.

 

Tahun lalu, produksi bibit ayam atawa day old chicken broiler sebesar 38 ekor hingga 39 juta ekor per minggu. Tahun ini, konsumsinya naik menjadi 41 juta-42 juta ekor per minggu.

Artikel Lainnya